• admin@herbalindoutama.co.id
  • Gondowangi, Sawangan, Magelang 56481

Berdamai dengan Covid Jilid 2 Indonesia (Bagian 1)

Hari ini 3 Juli 2021. Sudah sejak hari-hari terakhir bulan lalu, saya dapat rumor yang bersumber dari media luar bahwa Pemerintah hendak injak rem untuk mengurangi laju pandemi Covid di Indonesia. Ada sedikit keraguan, iya apa tidak, jadi atau tidak. Media nasional hingga tanggal 29 Juni lalu belum ada hot news tentang injak rem PPKM darurat se-Jawa Bali ini. Apakah ada berita lain yang lebih menarik, ataukah Covid ini sudah tidak semengerikan seperti dulu?

Masih ingat tidak setahun lebih yang lalu, waktu itu (saya tidak ikut-ikutan loh..) banyak yang panik sampai-sampai apapun disemprot dengan cairan desinfektan, pembersih lantai, dsb di jalan-jalan, mobil-mobil hingga ban-bannya disemprot, area sekitar rumah yang belum tentu ada virus Covidnya, bahkan ada yang pakai Bilik Desinfeksi segala (untuk mandikan orang..)? Saya waktu itu pernah mengingatkan juga, itu tidak pas. Banyak referensi yang mengkritik metode desinfeksi seperti itu. Belum tentu Covidnya musnah, pencemaran lingkungan dan resiko bakteri jadi kebal iya..

Ah.. sudahlah.

Hingga kemarin tanggal 1 Juli, data kasus yang terkonfirmasi Covid (bersumber dari Kemenkes) di Indonesia lebih dari 2.2 juta orang. Sebanyak itukah ? Wow.. ini gunung es, teman. Hanya puncaknya yang kelihatan. Semestinya lebih dari itu. Hasil studi seroprevalensi di Indonesia antara Desember 2020 hingga Januari 2021, sebanyak 15% penduduk Indonesia sudah terpapar Covid.

Katakan hingga Desember 2020, jumlah penduduk Indonesia sebanyak 271.3 juta jiwa, artinya sekitar 40.7 juta jiwa disinyalir sudah mengalami Covid, 20 kali lipat dibandingkan data yang tercatat di Kemenkes, termasuk mereka yang tanpa gejala, atau tidak merasakan keluhan Covid.

(bersambung)

Ditulis oleh : dr. Didit Aktono Hadi (Dokter dan Praktisi Pengobatan Herbal. Konsultan Medis Herbal Indo Utama. Marketing Management Support Herbal Indo Utama)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *