• admin@herbalindoutama.co.id
  • Gondowangi, Sawangan, Magelang 56481

Mitos dan Fakta Seputar Rematik, Nomor 3 Jangan Sampai Anda Lakukan!

Nomor 3 Jangan Sampai Anda Lakukan!

Rematik adalah penyakit yang sering diderita oleh masyarakat Indonesia. Gejalanya yang berupa rasa nyeri di daerah persendian sering menyebabkan banyak orang salah kaprah antara rematik dan asam urat. Sebelum membahas lebih jauh mengenai penyakit ini, ada hal yang perlu diketahui mengenai perbedaan rematik dan asam urat. Mengapa ini penting? Sebab penanganan antara kedua penyakit tersebut jelaslah berbeda.

Penyebab dari penyakit rematik sering dikaitkan dengan asam urat, apakah ini tepat? Persepsi ini tentu keliru, rematik umumnya tidak selalu terjadi akibat asam urat yang tinggi, melainkan banyak faktor penyebab yang lain, diantaranya adalah berat badan berlebih yang memberikan beban berat pada sendi, menipisnya pelindung dan minyak pelumas sendi seiring dengan bertambahnya usia, dan konsumsi makanan yang mengandung lemak hewani secara berlebihan yang kemudian dapat menyebabkan peradangan pada sendi. Adapun, asam urat merupakan produk akhir dari metabolisme purin (asam amino yang berasal dari pengolahan protein dalam tubuh).

Di tengah masyarakat, masih banyak berkembang mitos yang tidak tepat mengenai penyakit rematik. Berikut adalah mitos dan faktanya!

  1. Mitos: penyakit rematik hanya menyerang orang berusia lanjut. Faktanya: rematik menyerang semua orang, tua, muda, bahkan anak-anak, baik pria maupun wanita tergantung pada jenis penyakit rematiknya.
  2. Mitos: rematik adalah penyakit keturunan. Faktanya: rematik tidak selalu diturunkan secara langsung dari orang tua ke anak. Namun, kecenderungan keluarga yang mengidap rematik menjadi salah satu faktor risiko terjadinya rematik pada keturunannya.
  3. Mitos: penyakit rematik bisa disembuhkan dengan mengonsumsi obat asam urat. Faktanya: tidak semua penyakit rematik bisa disama ratakan penyebabnya adalah asam urat. Sehingga, penggunaan obat asam urat yang tidak sesuai dapat menyebabkan efek samping lain pada pencernaan.
  4. Mitos: penyakit rematik adalah penyakit tulang. Faktanya: rematik sendiri adalah penyakit yang menyerang persendian, walaupun organ disekitarnya juga dapat terkena imbas dari penyakit rematik. Organ tersebut diantaranya, tulang, otot, tendon, dan lain-lain.
  5. Mitos: sakit pada tulang di malam hari dapat mengindikasikan terjadinya rematik. Faktanya: gejala pada penderita rematik tidak terbatas pada malam hari saja, terlebih saat cuaca sedang dingin.
  6. Mitos: penyakit rematik disebabkan karena sering mandi malam atau berada di ruang ber-AC. Faktanya: mandi malam atau terkena cuaca dingin tidak selalu menyebabkan rematik, walaupun pada dasarnya penderita rematik akan mengalami otot kaku dan nyeri seperti sendi ditekan akibat terkena air yang dingin.
  7. Mitos: makan kangkung atau bayam dapat menyebabkan rematik. Faktanya: bayam dan kangkung bukanlah makanan pemicu rematik. Adapun jika sudah terserang rematik, hindarilah makanan seperti jeroan, seafood, atau minuman beralkohol.
  8. Mitos: Rematik terjadi karena sering membunyikan sendi. Faktanya: tidak didapatkan bukti bahwa membunyikan sendi baik di tangan maupun kaki dapat menyebabkan terjadinya penyakit rematik.
  9. Mitos: kompres hangat lebih baik daripada kompres dingin untuk meredakan semua jenis rematik. Faktanya: tergantung dari penyakit rematik yang diderita, pada osteoarthritis maupun ketegangan pada otot, kompres hangat dapat meningkatkan relaksasi dan mengurangi keluhan tapi pada serangan akut nyeri sendi akibat asam urat, kompres dingin lebih efektif mengurangi rasa nyeri.
  10. Mitos: penyakit rematik tidak dapat disembuhkan dan harus bergantung pada obat seumur hidup. Faktanya: tidak selalu benar bahwa penyakit rematik tidak dapat disembuhkan. Pada kasus penyakit rematik akibat virus, dapat sembuh seiring dengan meghilangnya infeksi virus. Meskipun demikian, ada beberapa penyakit rematik yang memerlukan terapi jangka panjang.

Penyebab penyakit rematik sangatlah bervariasi, bahkan ada yang belum diketahui apa penyebabnya. Akan tetapi, sebagian penyebab penyakit ini dapat dicegah dengan beberapa penanganan sederhana, seperti olahraga ringan, menjaga berat badan tetap ideal, dan mengusahakan pola makan dan tidur yang sehat serta teratur.

      Herbal Indo Utama memiliki produk pengobatan terhadap penyakit rematik yang ditujukan untuk menghilangkan atau mengurangi rasa nyeri dan radang, mencegah terjadinya perubahan bentuk sendi, dan menjaga fungsi persendian dengan baik. Produk-produk tersebut diantaranya:

  • Samuratik: untuk meredakan nyeri rematik.
  • Prosamura: untuk sendi dan mengontrol asam urat.
  • Daun Salam: untuk menurunkan kadar asam urat tinggi.
  • Gamat: sebagai suplemen tulang dan mencegah peradangan sendi.

Sumber:

Buku Pintar Herbal Indo Utama

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *