Kunjungan Industri Farmasi UMKT ke Herbal Indo Utama, Belajar Langsung dari Praktisi

Belajar industri herbal tak melulu di ruang kelas. Lewat kunjungan ke Herbal Indo Utama (HIU), mahasiswa S1 Farmasi Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT) melihat langsung seluruh rantai produksi. Mulai dari budi daya, pengolahan, hingga formulasi dan produksi.
Selama sehari penuh, pada Kamis (13/8/2026), 166 mahasiswa S1 Farmasi UMKT melaksanakan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) di Eduwisata Kebun Herbal. Kegiatan ini bertujuan untuk menjembatani ilmu dari bangku kuliah dengan kondisi riil industri herbal di lapangan.
Belajar Langsung dari Industri yang Berjalan

Usai sesi pembukaan dan pemaparan company profile, mahasiswa diajak merunut jalannya proses industri dari hulu ke hilir. Dimulai dari menyusuri kebun herbal dan rumah pembibitan, melihat area sortasi dan pengolahan simplisia, hingga berakhir di gudang produk jadi serta area percetakan kemasan.
Tur berlanjut ke area inti produksi. Di sini, mahasiswa meninjau langsung gudang bahan baku, laboratorium yang digunakan untuk pengembangan formula produk dan quality control, serta sarana produksi untuk obat herbal, pangan olahan, dan kosmetik.
Di setiap lokasi, tenaga ahli HIU hadir memberi penjelasan terkait fungsi tiap unit, karakteristik tanaman, proses pengolahan, hingga cara kerja mesin produksi. Sesi ini berjalan interaktif; mahasiswa bisa berdiskusi, mengambil dokumentasi, menjajal langsung alat-alat, hingga mencicipi tanaman herbal segar dari kebun.
Pengalaman ini memberikan gambaran konkret mengenai siklus bahan herbal sebelum akhirnya siap digunakan oleh masyarakat. Terlihat jelas bahwa setiap di fasenya, mulai dari budi daya, panen, riset, hingga produksi akhir, semuanya sangat krusial dalam menentukan mutu produk yang dihasilkan.
Sebagai pelengkap observasi teknis, mahasiswa juga menerima pembekalan Business Model Canvas dari Manager Marketing Maklon HIU Group, Bapak An’im Fathoni Arianto, S.Farm. Materi ini, secara singkat menjelaskan strategi mengubah ide maupun produk menjadi peluang bisnis yang riil.
Pengalaman Belajar Langsung dari Praktisi

Menurut Dosen Farmasi UMKT, Bapak Ade, kunjungan ini cukup memfasilitasi mahasiswa untuk menyerap pengalaman dari para praktisi, sekaligus melihat gamblang bagaimana teori di buku diaplikasikan dalam ekosistem industri.
“Di sini, memang mahasiswa kami sangat menginginkan banyak ilmu dari praktisi dan kebetulan yang kami datangi memang industri yang sudah berjalan. Jadi, ilmunya yang sudah didapatkan di bangku kuliah ada gambarannya di industri atau realisasinya bagaimana,” tutur Bapak Ade.
Kualitas sebotol produk herbal rupanya tidak lahir secara instan di pabrik. Ada perjalanan panjang untuk menjaga kemurniannya, mulai dari seleksi tanaman di kebun, uji stabilitas di laboratorium, proses formulasi, hingga akhirnya dikemas di bawah standar pengawasan mutu yang ketat.
Konsep ini sekaligus menjadi prototype nyata hilirisasi yang bisa dipelajari mahasiswa langsung. Bagaimana aneka tanaman herbal disulap menjadi produk bernilai jual tinggi, berkesinambungan dari proses budi daya, panen, riset, hingga produksi akhirnya.