• admin@herbalindoutama.co.id
  • Sawangan, Magelang 56481

Kuliah PKBOH ke Lapangan, Mahasiswa Farmasi UGM Kunjungi Eduwisata Kebun Herbal

Kuliah PKBOH ke Lapangan, Mahasiswa Farmasi UGM Kunjungi Eduwisata Kebun Herbal

Nikmatnya jahe merah dan suasana asri menyambut rombongan mahasiswa di kebun herbal yang terletak di kawasan Sawangan, Magelang. Di antara deretan tanaman obat, Amar, salah satu mahasiswa, tampak begitu antusias mencicipi seduhan jahe merah dan susu kambing yang disediakan panitia.

“Selain belajar, kita juga sempat enjoy, sempat coba banyak produk yang sangat menarik dan enak sekali,” ungkap Amar sembari tersenyum lebar, menikmati suasana belajar yang jauh berbeda dengan ruang kelas biasanya.

Suasana tersebut mewarnai kunjungan lapangan yang dilakukan oleh 18 mahasiswa dan 3 dosen pendamping dari Program Studi Sarjana Farmasi Universitas Gadjah Mada (UGM). Pada Minggu (30/11/2025), mereka menyambangi Eduwisata Kebun Herbal yang dikelola oleh Herbal Indo Utama (HIU). Kunjungan ini ialah bagian dari penerapan mata kuliah Penjaminan Kualitas Bahan Baku Obat Herbal (PKBOH).

Tujuan utama kegiatan ini adalah memberikan early exposure atau wawasan awal bagi mahasiswa mengenai dunia kerja nyata di bidang obat bahan alam. Mata kuliah PKBOH dan Teknologi Obat Tradisional (OT) dalam kurikulum 2022 memang dirancang untuk mendekatkan mahasiswa pada kompetensi industri, mulai dari budidaya, pascapanen, hingga perancangan sediaan (simplisia) obat herbal.

Pihak sivitas Prodi Sarjana Farmasi UGM melalui suratnya berharap kunjungan ini mampu melengkapi teori di kelas dengan wawasan praktis mengenai kontrol kualitas simplisia dan industrialisasi tanaman obat.

Dipandu langsung oleh apoteker sekaligus perwakilan HIU, Bapak apt. Agus Santosa, S.Farm., kegiatan berlangsung secara cepat dan padat, mulai pukul 09.30 hingga 11.30 WIB. Bapak Agus membuka acara dengan sambutan, sekaligus memaparkan profil HIU yang telah beroperasi sejak 2009 secara singkat.

Rombongan diajak berkeliling melihat sarana produksi secara komprehensif. Mulai dari kebun herbal, rumah pembibitan, rumah pengolahan simplisia, hingga gudang produk dan kantor pemasaran. Mahasiswa tidak hanya melihat tanaman, tetapi juga memahami sedikit gambaran bisnis obat tradisional dari hulu ke hilirnya.

Hasan, rekan sesama mahasiswa Amar, mengaku terkesan dan senang dengan kelengkapan materi yang didapat. “Sangat menyenangkan, Mas. Sangat seru, asyik sekali. Dari pembuatan simplisia, dari keliling-keliling, tentang pemasaran, dan pembuatan produk itu sangat baik penjelasannya,” tutur Hasan di akhir sesi.

Melalui program Eduwisata Kebun Herbal ini, HIU kembali berupaya membawa kebermanfaatan lebih luas dengan memberikan edukasi mengenai tanaman obat serta industrialisasinya kepada instansi pendidikan dan masyarakat umum.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *