Xanthelasma: Faktor Risiko, Gejala, dan Obat Herbalnya
Oleh dr. Didit Aktono Hadi — Rabu, 1 Oktober 2025

Xanthelasma merupakan endapan kolesterol berupa bercak/benjolan berwarna kekuningan atau kemerahan di sekitar area mata, bisa pada kelopak atas atau area kantung mata.
Gejala Xanthelasma
Gejala yang dialami antara lain:
- Munculnya bercak atau benjolan berwarna kekuningan/kemerahan di sekitar mata.
- Bercak/benjolan sering muncul pada area berdekatan hidung.
- Bercak atau benjolan tersebut lunak.
- Tidak nyaman ketika berkedip.
Xanthelasma umumnya tidak berbahaya, namun seringkali dianggap faktor risiko penyakit yang berhubungan dengan gangguan metabolisme. Selain itu, secara kosmetika penderita xanthelasma merasa penampilannya terganggu dengan munculnya bercak tersebut.
Faktor Risiko
Separuh penderita xanthelasma diyakini mengalami gangguan pada metabolisme lemak, dan ditemukan pada penderita:
- Diabetes melitus.
- Hipotiroidisme.
- Peminum alkohol.
- Sirosis hati primer.
- Kelebihan berat badan & obesitas.
- Hiperkolesterolemia familial, penderita yang mengalami peningkatan kolesterol pada darahnya dengan riwayat serupa pada keluarganya.
- Hipertrigliseridemia familial, penderita yang mengalami peningkatan trigliserida pada darahnya dengan riwayat serupa pada keluarganya.
Pada kondisi gangguan kesehatan di atas, xanthelasma dianggap merupakan faktor risiko yang berkaitan dengan aterosklerosis (penumpukan plak kolesterol pada pembuluh darah), serangan jantung iskemik dan stroke di masa mendatang.
Jenis Tindakan Medis
| Jenis Tindakan Medis | |
|---|---|
| Obat Topikal | Dioles bahan kimia yang fungsinya untuk meluruhkan bercak. |
| Pembedahan | Prosedur pengambilan bercak dengan bedah klasik. |
| Laser | Dengan tindakan penyinaran laser untuk mengangkat bercak. |
| Cryosurgery | Dengan pembekuan ekstrim diikuti pengambilan. |
| Elektrodesikasi | Tindakan medis dengan jarum listrik. |
Fakta Unik
- 1 dari 2 orang penderita xanthelasma memiliki kadar kolesterol yang tinggi.
- Wanita lebih sering mengalami xanthelasma.
- Sering kali dialami usia 35-55 tahun, dekade keempat hingga kelima.
Tips
- Hindari merokok dan konsumsi alkohol.
- Olahraga rutin.
- Jaga berat badan ideal.
- Kurangi konsumsi makanan berlemak, berminyak, bersantan, gorengan, jerohan, margarin.
- Perbanyak konsumsi makanan berserat.
- Banyak konsumsi air minum.
Obat Herbal Xanthelasma
Dewasa (Pilihan 1)
- KOLESHIU (3×2 kapsul)
- Angkak (3×2 kapsul)
- Bawang Dayak (3×2 kapsul)
Dewasa (Pilihan 2)
dr. Didit Aktono Hadi, Dokter & Praktisi Pengobatan Herbal, Konsultan Medis, dan Marketing Management Support di Herbal Indo Utama.
Disalin dari aplikasi Atlas Terapi Herbal, tersedia di Play Store.
Tertarik menjadi agen atau reseller? Sebagai agen resmi, Anda akan mendapatkan akses langsung ke berbagai produk unggulan Herbal Indo Utama dengan harga khusus. Cek informasi selengkapnya di halaman Gabung Mitra Penjualan!