Vaginitis: Penyebab, Gejala, dan Obat Herbalnya
Oleh dr. Didit Aktono Hadi — Kamis, 25 September 2025

Vaginitis merupakan peradangan pada area kewanitaan, biasanya peradangan tersebut pada area vulva dan vagina yang disebabkan adanya infeksi oleh bakteri, virus, parasit, atau jamur, bisa juga oleh iritasi bahan kimia atau bahan pakaian.
Sebenarnya merupakan hal yang normal bila vagina menghasilkan lendir. Lendir tersebut berfungsi untuk menjaga kelembapan, tingkat keasaman dan kesehatan organ kewanitaan. Dikatakan tidak normal bila keluarnya lendir tersebut disertai bau menyengat dan keluhan gatal.
Vaginitis bisa juga disebabkan selain oleh infeksi. Keadaan ini biasanya dialami wanita menopause, dimana terjadi penurunan hormon estrogen, sehingga vagina dan sel permukaannya menjadi kering, tipis dan sensitif.
Gejala Vaginitis
Gejala vaginitis yang dialami antara lain:
- Keputihan yang tidak normal (berwarna kuning, hijau, atau keabu-abuan).
- Bau tidak sedap dan menyengat, busuk, atau amis (berbau seperti ikan atau terasi) dari area kewanitaan.
- Disertai keluhan iritasi, gatal, nyeri dan kemerahan.
- Disertai keluhan nyeri saat buang air kecil dan berhubungan seks.
- Bisa disertai perdarahan.
Vaginitis yang tidak diobati, bisa berisiko menyebabkan:
- Peradangan pada panggul.
- Kemandulan.
- Keguguran.
- Persalinan prematur.
- Bayi lahir dengan bobot rendah.
- Infeksi neonatal pada bayi.
- Infeksi pada cairan ketuban dalam rahim.
- Peradangan rahim & saluran rahim.
- Tumor leher rahim.
- Berisiko menularkan PMS.
Penyebab Vaginitis
| Penyebab Vaginitis | |
|---|---|
| Infeksi Bakteri | Bakteri penyebab penyakit menular seksual (gonore, klamidia). |
| Infeksi Parasit | Parasit penyebab penyakit menular seksual (Trichomonas vaginalis), infeksi cacing kremi dari anus. |
| Infeksi Jamur | Jamur penyebab Kandidiasis (Candida albicans). |
| Infeksi Virus | Virus penyebab kanker serviks (Human papillomavirus), virus herpes simpleks. |
| Penyebab Lain | Alergi, perubahan hormonal (saat hamil, menyusui, menopause), iritasi bahan kimia, bahan pakaian. |
Fakta Unik
- 40% kasus vaginitis paling sering disebabkan oleh infeksi bakteri jahat.
- 25% kasus vaginitis disebabkan infeksi jamur Candida.
- Lactobacillus merupakan jenis bakteri baik yang menjaga keasaman area kewanitaan dan mengurangi pertumbuhan bakteri jahat.
- Bila jumlah bakteri jahat meningkat, area kewanitaan menjadi berbau menyengat, busuk, amis.
Tips
- Kurangi konsumsi makanan/minuman yang kaya gula (karbohidrat), alkohol.
- Jaga kebersihan area kewanitaan.
- Hindari celana yang ketat.
- Hentikan penggunaan bahan-bahan (semprotan,sabun, bedak, krim) pada sekitar area kewanitaan yang menyebabkan iritasi.
- Boleh dikompres air hangat atau dingin.
- Bila disertai keluhan nyeri pada area panggul yang tidak segera sembuh, segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan.
Obat Herbal Vaginitis
Dewasa (Pilihan 1)
- HIU Joss V (3×2 kapsul)
- Herba Androbi (3×2 kapsul)
- Habbatus Sauda Plus Mengkudu (3×2 kapsul)
Dewasa (Pilihan 2)
- HIU Joss V (3×2 kapsul)
- Vegivit (3×2 kapsul)
- Herba Androbi (3×2 kapsul)
dr. Didit Aktono Hadi, Dokter & Praktisi Pengobatan Herbal, Konsultan Medis, dan Marketing Management Support di Herbal Indo Utama.
Disalin dari aplikasi Atlas Terapi Herbal, tersedia di Play Store.
Tertarik menjadi agen atau reseller? Sebagai agen resmi, Anda akan mendapatkan akses langsung ke berbagai produk unggulan Herbal Indo Utama dengan harga khusus. Cek informasi selengkapnya di halaman Gabung Mitra Penjualan!